PERLUASAN KEWENANGAN KOMISI YUDISIAL DALAM RANGKA PEMBERANTASAN PRAKTIK MAFIA PERADILAN

Andi Samsuduha, Ibrahim Ibrahim

Abstract


Lahirnya Komisi Yudisial dilatar-belakangi oleh kuatnya keinginan rakyat, yang disuarakan melalui gerakan reformasi untuk membersihkan hakim dan badan-badan dari praktik mafia peradilan. Karena praktik-praktik mafia peradilan tersebut, sudah menggurita dan bersifat sistemik, maka pembersihannya tidak mungkin lagi dilakukan oleh mekanisme pengawasan internal dengan cara-cara yang konvensional.  Diperlukan cara pemberantasan yang bersifat “luar biasa”, yang hanya bisa dilakukan oleh sebuah lembaga pengawasan eksternal yang bersifat independen dan kredibel.  Dengan demikian, jelaslah kiranya, betapa strategisnya amanat Konstitusi yang diletakkan di pundak Komisi Yudisial. Pemberantasan mafia peradilan, merupakan titik pangkal yang paling menentukan kualitas penegakan hukum, terutama penegakan hukum pidana.


Keywords


Komisi Yudisial, Pemberantasan, Mafia Peradilan

Full Text:

PDF

References


Chandera, dkk, “Modul Mata Kuliah Eksaminasi”, Fakultas Hukum Universitas Katolik Atma Jaya Yogyakarta, bekerjasama dengan Indonesia Corruption Watch, atas dukungan The Asia Foundation dan USAID, Desember 2004

Sukamto Satoto, Pengaturan Eksistensi dan fungsi Badan Kepegawaian Negara, CV Hanggar Kreator , Jogjakarta, 2004

Abdul latif, Hukum dan Peraturan Kebijaksanaan (Beleidregel) pada Pemerintahan Daerah, UII Press, Jogjakarta, 2005

Bernard Arief Sidharta, Refleksi tentang Struktur Ilmu Hukum, Mandar Maju, Bandung,




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/legalitas.v10i2.164

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Legalitas: Jurnal Hukum Published by Program Magister Ilmu Hukum Universitas Batanghari Jambi
Adress: Pusat Penelitian dan Pengembangan Hukum, Program Magister Ilmu Hukum, Jl. Slamet Ryadi, Kec. Telanaipura, Broni-Jambi, Kodepos: 36122, email: legalitas.unbari[at]gmail.com

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.