KAJIAN YURIDIS PENELANTARAN ANAK OLEH ORANG TUA MENURUT PERSPEKTIF HUKUM INDONESIA
Abstract
Perlindungan hukum terhadap anak korban penelantaran oleh orang tua di Indonesia belum optimal dikarenakan kasus penelantaran anak oleh orang tua masih meningkat. Hal ini disebabkan oleh masih lemahnya system hukum antara lain belum adanya peraturan pelaksanaan yang sangat dibutuhkan untuk menerapkan undang-undang, ketidak jelasan arti kata-kata didalam undang-undang yang mengakibatkan kesimpang siuran di dalam penafsiran dan penerapannya orang tua sendiri yang merupakan pelaku penelantaran, kebanyakan keluarga yang tidak melaporkan kasus ini karena apabila kasus ini tersebar, maka hanya akan menjadi aib bagi keluarga, Sulitnya mendapat keterangan yang sebenar-benarnya dari korban anak, apabila ada orang tua di sisinya, adanya intervensi dari pihak keluarga yang mengintimidasi si Anak sehingga kasus ini seperti ditutup tutupi, kesulitan dalam Reintegrasi, hal ini dikarenakan orang tua tidak mau menerima anak itu kembali di dalam keluarga. Hal ini disebabkan kekecewaan orang tua yang merasa anaknya telah mencemari nama baik keluarga
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Nursyamsiyah Yusuf, Ilmu Pendidikan, Pusat Penerbitan dan Publikasi, Tulung Agung, 2000,
Binti Maunah, Ilmu Pendidikan, Teras, Yogyakarta, 2009,
Abu Huraerah, Kekerasan Anak Terhadap Anak, Nuansa, Bandung, 2006
Soerjono Soekanto, Pengantar Penelitian hukum, Jakarta, UI PRESS, 1986
Soerjono Soekanto dan Sri Mamuji, Penelitian Hukum Normatif "Suatu Tinjauan Singkat", Jakarta, PT Raja Grafindo Persada, 2004
Harkristuti Harkrisnowo, Reformasi Hukum: Menuju Upaya Sinergistik Untuk Mencapai Supermasi Hukum yang Berkeadilan, Jurnal Keadilan Vol. 3, No. 6 Tahun 2003/2004.
Sardiman, Interaksi Motivasi Belajar Dan Mengajar, Rajawali Press, Jakarta, 2011
DOI: http://dx.doi.org/10.33087/legalitas.v10i1.160
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Legalitas: Jurnal Hukum Published by Program Magister Ilmu Hukum Universitas Batanghari Jambi |


